4. IPS

00.46

Bab 1 :  Potensi dan Upaya Indonesia Menjadi Negara Maju
A. Potensi Lokasi dan Upaya Pemanfaatannya
Secara astronomis, Indonesia terletak pada 950 BT – 1410 BT dan 60 LU – 110 LS. Posisi tersebut membuat Indonesia berada pada wilayah tropis. Akibatnya, Indonesia memiliki iklim tropis yang ditandai dengan suhu dan curah hujan tinggi. Suhu di Indonesia berkisar antara 270 – 320 C dan curah hujan tahunan berkisar antara 1000 – 4000 mm/tahun.
Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Benua yang mengapit Indonesia adalah Benua Asia dan Benua Australia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Posisi ini membuat Indonesia dilalui oleh jalur pelayaran internasional antarnegara dan antarbenua.

Indonesia berada pada jalur pelayaran internasional

Rute pelayaran utama (core route) dunia, yaitu menghubungkan Amerika Utara, Eropa dan Asia Pasifik melalui Terusan Suez, Selat Malaka dan Terusan Panama.
Secara geologis, Indonesia berada pada jalur pertemuan tiga lempeng, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik dan Lempeng Hindia. Posisi tersebut membuat Indonesia memiliki banyak gunung api. Keuntungan dari letak seperti ini adalah beragamnya potensi sumber energi dan mineral.
Berbagai upaya semestinya dilakukan Indonesia untuk mengambil manfaat dari posisinya yang strategis secara optimal, diantaranya :

  1. Meningkatkan konektivitas nasional dengan menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia, sehingga dapat mengekspor hasil sumber daya alam tanpa hambatan transportasi dan komunikasi.
  2. Memanfaatkan potensi sumber daya alam dengan mengembangkan dan menggunakan teknologi, sehingga memiliki nilai tambah bagi Indonesia.
  3. Meningkatkan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengolah sumber daya alam dan menghasilkan berbagai produk industri yang dapat diterima pasar internasional.
  4. Menyiapkan infrastruktur perhubungan seperti pelabuhan dan bandara, serta kebijakan untuk kelancaran pemasaran.
  5. Menjalin kerja sama dengan negara negara di kawasan Asia Tenggara maupun kawasan lainnya untuk mengelola lalu lintas pelayaran, sehingga memberi keuntungan dalam pengembangan dan pembangunan kawasan.
  6. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mengelola sarana dan prasarana perhubungan, sehingga memenuhi standar pelayanan.

B. Potensi Sumber Daya Alam Indonesia
1. Hutan
Hutan adalah kawasan/wilayah yang ditumbuhi/tertutup oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Hutan merupakan penyuplai utama oksigen dan sebagai paru paru dunia. Hutan juga merupakan sumber keanekaragaman hayati dan sumber daya alam (kayu, energi, sumber daya mineral).

Sebaran hutan indonesia dan dunia

10 hutan terluas di dunia :

  • Rusia (47,35%)
  • Brazil (55,37%)
  • Kanada (31,06%)
  • Amerika Serikat (31,51%)
  • Cina (21,40%)
  • Australia (21,23%)
  • Republik Demokratik Kongo (56,71%)
  • Indonesia (45,56%)
  • Peru (53,34%)
  • India (21,17%)

2. Minyak Bumi
Minyak bumi (petroleum)atau dikenal juga sebagai emas hitam merupakan cairan kental, cokelat gelap atau kehijauan yang mudah terbakar yang terdapat pada lapisan teratas dari beberapa area di kerak bumi.

Peta sebaran potensi minyak bumi dunia

Penghasil minyak humi terbesar di dunia :

  • Ghawar, Arab Saudi : 30 milyar barel 
  • Qurna Barat, Irak : 21 milyar barel
  • Majnoon, Irak :13 milyar barel
  • Rumaila, Irak : 17 milyar barel
  • Khuzestan, Iran : 100 milyar barel
  • Kashagan, Kazakhtan : 9 milyar barel
  • Khurais, Arab Saudi : 27 milyar barel
  • Tupi, Brazil : 8 milyar barel
  • Carabobo, Venezuela : 15 milyar barel
  • North Slope, Alaska : 40 milyar barel